Dalam seminggu lalu, berita perampokan di Kompas.com diwarnai fenomena menarik. Dua-duanya melibatkan benda yang relatif baru sebagai sarana kejahatan, yakni cawat alias kancut alias celana dalam alias celdam.
Berikut petikan dua berita yang dikutip dari Kompas.com:
Bayangkan jika cawat sampai dinyatakan termasuk benda berbahaya layaknya senjata. Bisa-bisa banyak orang naik pesawat tanpa mengenakan cawat. Ya iya lah, lha wong di bandara calon penumpang bakal disita cawatnya. Setiap orang yang nekat pakai cawat saat melewati pintu pemeriksaan, maka alarm akan berbunyi. Wah, cawat lama-lama bikin gawat nih. (wku)
Berikut petikan dua berita yang dikutip dari Kompas.com:
Perampok Bercawat Sikat PonselKalo sudah begini, kedamaian dunia kembali terancam. Kejahatan akan semakin meningkat. Keresahan masyarakat bakal merebak. Hal ini disebabkan benda yang selalu melekat dengan kita adalah sarana kejahatan terbaik saat ini. Cawat lebih kejam daripada pistol maupun belati.
KUALA LUMPUR, RABU - Lima perampok beraksi di Kuala Lumpur. Yang menarik, kelima pria itu hanya mengenakan celana dalam dan menutupi wajah mereka dengan kaos oblong.
Kepala polisi Kota Miri, Jamaludin Ibrahim mengatakan, Rabu (21/5), kelima pria itu bersenjata pisau dan masuk ke sebuah rumah di negara bagian Sarawak, Minggu (18/5) pagi. Mereka kemudian membangunkan keluarga itu dengan kasar.
"Mereka semua cuma pakai celana dalam dan menutupi wajah mereka dengan kaos oblong. Kami tidak tahu mengapa mereka menggunakan cara itu," kata Ibrahim.
Kata Ibrahim, setelah mengikat tiga penghuni rumah itu, mereka mengambil uang tunai, sejumlah jam tangan dan ponsel lalu kabur.
Perampok Bertopeng Cawat
ARVADA, SABTU — Polisi di Colorado saat ini sedang memburu dua perampok yang memperlakukan busana tidak pada tempatnya. Bagaimana tidak, mereka menggunakan celana dalam wanita untuk topeng.
Rekaman video lewat kamera pengawas yang pekan ini dirilis polisi kota Arvada menunjukkan dua pria masuk tokok swalayan, pada 16 Mei lalu. Mereka marampok sejumlah uang dan rokok.
Satu perampok bertopeng celana dalam warna hijau, temannya biru. Celana dalam minim itu hanya bisa menyembunyikan hidung dan janggut. Sedangkan bagian wajah lain terpampang jelas. Seorang perampok membawa tas punggung pink untuk membawa barang-barang rampokan itu.
Kedua tersangka mengenakan kaos oblong dan celana panjang dan salah satunya punya tato di lengan kiri.
Bayangkan jika cawat sampai dinyatakan termasuk benda berbahaya layaknya senjata. Bisa-bisa banyak orang naik pesawat tanpa mengenakan cawat. Ya iya lah, lha wong di bandara calon penumpang bakal disita cawatnya. Setiap orang yang nekat pakai cawat saat melewati pintu pemeriksaan, maka alarm akan berbunyi. Wah, cawat lama-lama bikin gawat nih. (wku)
ih njijiki cawat digawe tutup muka. hrr..
wah...modus baru niy...jangan" pengalaman pribadi lg (gak pake cawat mksdnya)
wakakakakakakakak..
lemes ampe gak bisa komen....
ini pasti kelompoknya KOLOR IJO
mungkin sizenya pas buat muka mereka hehe
jangan2 malah jadi trend, topeng model cawat :D