Alkisah di sebuah rumah mewah di suatu negeri bernama belummandi, seorang anak kecil sedang unjuk rasa di depan kedua orang tuanya.
“Pa, Ma, pokoknya Yaka enggak mau sekolah lagi kalo belum ganti nama!” protes anak kecil yang baru kelas dua SD itu.
“Lho, emangnya kenapa nak? Kan nama kamu Yaka Zembung udah bagus banget, kayak nama jagoan lho” kata sang mama.
“Enggak mau! Yaka enggak suka diejek di sekolah gara-gara inisial namaku YZ, kayak bintang smackdown yang lagi diomongin banyak orang itu,” ternyata si anak itu merasa malu memiliki inisial YZ.
“Dengar ya anakku, Papa nggak mungkin mengijinkan kamu ganti nama gara-gara inisialmu sama dengan orang jahat sekalipun. Toh, inisial namamu juga sama dengan orang-orang baik dan memiliki prestasi tinggi, kayak mantan juara bulutangkis Yoko Zupriyanto, aktor terkenal Yano Zarno, Yora Zudiro dan raja dangdut Yhoma Zirama.”
“Tapi, Yaka malu tiap hari diejek dan dijodoh-jodohin sama teman Yaka yang kebetulan berinisial ME.”
“Emang teman Yaka ada juga yang berinisial ME?”
“Iya, itu si Mirip Ember, dia juga malu berinisial ME dan katanya ingin ganti nama juga jadi MB alias Mirip Botol.”
Papa dan Mama Yaka saling berpandangan menghadapi anaknya yang baru berumur 7 tahun lebih sedikit tapi sudah terlalu kritis karena kebanyakan nonton tipi.
“Yaka, Papa ngerti jika kamu malu. Tapi kamu mesti bangga dengan nama kamu sendiri. Jangan cuma ada kasus video smackdown lagi dibicarakan orang terus kamu ikut-ikutan malu. Kita nggak ada hubungannya dengan mereka nak, ngapain mesti malu? Lagian enggak lama lagi pasti orang-orang bosan ngomongin YZ dan ME. Bisa saja nanti inisial RT misalnya, yang gantian diomongin orang,”
“Lho, Pak RT ikutan bikin video juga Pa?” tanya Mama.
“Ih, Mama, please deh... jangan malu-maluin Papa dengan komentar seperti itu donk...” semprot si Papa.
"Yee... meneketehe Pap..." sahut Mama ganjen.
“Huh, Papa dan Mama enggak aspiratif, kan yang pake nama Yaka sendiri bukan Papa atau Mama, jadi bebas donk Yaka nentuin nama sendiri.” Yaka mulai berargumen.
“Bukan begitu nak, di manapun setiap orang tua ngasih nama pada anaknya tuh ada maksudnya, nama kamu Yaka Zembung supaya kamu bisa jadi jagoan hebat kayak tokoh cerita legenda di jaman dulu. Lagian jagoan kok cengeng, diejek dikit udah ngambek?” Papa Yaka mencoba menjelaskan sambil uthik-uthik upil (ngupil - red).
“Betul kata Papa nak, kamu ini anak yang pintar dan jagoan, jangan kalah dengan ejekan. Kelak jika kamu terus belajar dan sekolah yang tinggi inisial kamu bisa berubah kok, misalnya jadi IYZ alias Insinyur Yaka Zembung, atau DYZ alias Dokter Yaka Zembung,” ujar si Mama yang lama-lama makin nggak nyambung.
Sejurus kemudian Yaka kelihatan mulai tenang dan tidak ngotot setelah dinasehati orang tuanya, namun tetap saja ia kelihatan masih ngganjel.
“Tapi kalau Yaka masih diejek bagaimana?” kali ini mimik Yaka kelihatan memelas.
“Papa kamu kan tokoh penting dan berpengaruh di negeri ini, kalau kamu diejek lagi nanti laporin aja ke Papa biar Papa menuntun mereka kembali ke jalan yang benar,” perkataan si Papa yang mengandung wibawa tinggi akhirnya sanggup menenangkan hati si kecil Yaka Zembung.
Tiba-tiba salah seorang pembantu datang. “Maaf Pak, di luar rumah ada banyak wartawan menunggu Bapak, katanya mau wawancara.”
“Oke suruh tunggu dulu. Mama tolong sambut mereka, bilang Papa sedang ganti baju, pasti mereka butuh komentar dari tokoh berkharisma seperti Papa ini untuk menanggapi kasus video smackdown itu,” si Papa menyuruh istrinya, sementara dia berganti kostum kebesarannya, si Mama pun beranjak keluar menemui para wartawan.
“Krieeeettt....!” suara pintu dibuka dan sang istri tokoh penting itu tersenyum sambil mempersilakan para wartawan duduk.
“Mari, mari silakan duduk. Tumben nih rame-rame, tunggu dulu ya Bapak sedang ganti baju.”
“Kebetulan Bu, maaf sekalian konfirmasi langsung ke ibu, apa benar suami Anda telah menikah lagi dengan seorang janda?” tanya seorang wartawan infotemen bertampang culun.
“Hah!!! APA??!! Gosip macam apa pula tuh?!” keruan saja bagai tersiram lumpur panas ketika si Mamanya Yaka mendengar pertanyaan itu.
“Sepertinya ini bukan gosip bu, meski tak ada bukti berupa video smackdown tapi suami Anda dan istri mudanya sempat kami pergoki pergi ke poliklinik,” lanjut si wartawan.
“GILA!!! PAPA!!! KELUAAAARRR KAUUU!!! KETAHUAN YA PERGI KE POLIPHONIC EH POLIKLINIK ENGGAK BILANG-BILANG!!! AWAS KAU!!!”
Sementara ketika kegaduhan itu berlangsung, si kecil Yaka Zembung mulai terlelap tidur di kamarnya diiringi alunan lagu dangdut berjudul Yablai alias Yarang Zibelai.... (wku)
hehe.. kasian juga tuch yang namanya Yana Zulio :)
biar mamanya ga marah suruh nonton Yati Zepek ajah *ga nyambung*
hehehehe salam ya buat Yaka Zembung...jgn sering smackdown ntar mati lagi :D
hihihihi ... ada-ada aja kamu :)
ah ha ha ha,...
kocak ah... :D
hua hua hua..humor tingkat tinggi begini zarang didapet..
Btw mau ngusul nama untuk si bapak yg pergi poliklinik nggak ngemeng2.
YZ= Yagalah Zakar
hihihihi...lama apdet sekali apdet nyemekdon...
mau tanya dulu sudah mandi belom?
he he he...elo kayaknya suka yg originil2...(yang asli-red)
btw lucu banget, pinter kamu!
hi hi hi...
cerita yg lucu, heheheh
bwahahahahahahaa...........kakaakakakaa.....hahahahaha......hihiihihihihi.....huakakakakaka.......... =)) ngakak abis deehhhhhhh. Bisa2 aja bikin yg beginian :D Alhamdulillah bisa mengurangi stressku :))
huehuehueehuhe ...keren2 ...biarpun agak2 maksa nama2nya ...but bener2 menghibur ...hhueuehuheuehue